Pengalaman Adalah Ilmu yang paling berharga

Barner


Advertise 468 x 60

Monday, May 19, 2014

On 12:04 AM by Admin in , ,    No comments



GSM 2G Architecture

BSS - Base Station System
BTS - Base Transceiver Station
BSC - Base Station Controller
MS - Mobile Station
NSS - Network Sub - System
MSC - Mobile-service Switching Controller
VLR - Visitor Location Register
HLR - Home Location Register
AuC - Authentication Server
GMSC - Gateway MSC
GSM - Global System for Mobile communication



On 12:01 AM by Admin in ,    No comments
Arsitektur GSM

Sunday, May 18, 2014

On 11:37 PM by Admin in    No comments

Beberapa orang mungkin sudah akrab dengan softswitch. Perangkat yang berfungsi utama melakukan penyambungan (switching) dari berbagai jenis media stream dan tipe jaringan. Dari definisi itu, dapat dikatakan softswitch adalah hardware + software yang terkoneksi dengan jaringan yang berbeda-beda dan melakukan fungsi penyambungan dengan software. Hardware ini memiliki switchboard yang menjadi

interface ke jaringan-jaringan tersebut. Yang paling sering, softswitch digunakan untuk menginterkoneksikan jaringan berbasis IP (paket) dengan jaringan berbasis TDM (circuit switch), misalnya jaringan VoIP dengan PSTN.



Istilah softswitch seringkali disalahartikan. Saya pernah bertanya-tanya ke orang apa itu softswitch dulu saat saya masih hijau :D . Dan tak terasa istilah softswitch waktu itu disalahartikan dengan Asterisk server. Meskipun Asterisk server telah melakukan fungsi swtiching dengan software, namun sebenarnya belum dapat dikatakan sebagai softswitch. Sebuah sistem softswitch minimal biasanya terdiri dari sebuah PC biasa ditambah card-card yang mampu menangani jaringan analog misalnya. Contohnya adalah card digium yang mampu menjadi interface ke jaringan PSTN.

Interface card digium di atas misalnya, mampu menghubungkan softswitch ke jaringan TDM dengan kapasitas 4 port. Secara teori, sistem softswitch memiliki beberapa sub sistem (bagian yang bikin boring ni   :D  ) :

  1. Media Gateway (MGW)
    Media gateway berfungsi menghubungkan berbagai jenis media stream digital. Media gateway berfungsi sebagai media translator diantara jaringan-jaringan yang berbeda seperti PSTN, IP, ATM, dan sebagainya. Media gateway mengkonversikan beragam jenis transmisi dan teknik coding. Fungsi media streaming seperti echo cancellation, DTMF, dan tone sender berada di media gateway.
  2. Media Gateway Controller (MGC)
    Media gateway controller berfungsi mengontrol kerja dari media gateway. Fungsi utama MGC adalah melakukan call controll dan signaling. MGC berkomunikasi dengan media gateway dengan protocol MGCP, Megaco (H.248), SGCP, atau IPDC. MGC tertentu dapat berinteraksi dengan protokol signaling seperti SS7, H.323, dan SIP.
  3. Signaling Gateway (SGW)
    Signaling gateway bertanggungjawab mentransfer signaling message. Signaling gateway kebanyakan digunakan pada hubungan SS7 to IP atau PSTN to IP.
     
    Note :
    http://vidodz.wordpress.com/tag/signaling-gateway/
On 10:04 PM by Admin in    No comments

Kata bijak tentang ilmu :

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu,
belajarlah untuk tenang dan sabar. 

(Khalifah Umar)

Ilmu itu lebih baik daripada harta.
Ilmu itu menjaga engkau dan engkau menjaga harta.
Harta itu berkurang bila dibelanjakan
tetapi ilmu bertambah bila dibelanjakan. 

(Khalifah Ali bin Abi Thalib)

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu.
Orang-orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan.
(Mario Teguh)

Ilmu saja tidaklah cukup, kita harus mengamalkannya.
Niat saja tidaklah cukup, kita harus melakukannya.
(Johann Wolfgang von Goethe)

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. 

(William Feather)

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. 

(Walt Disney)

Perjalanan bermil-mil jauhnya harus dimulai dengan langkah pertama. 

(Kahlil Gibran)

Tidak ada tindakan, tidak ada perubahan.
Sedikit tindakan, sedikit perubahan.
Banyak tindakan, banyak perubahan. 

(Catherine Pulsifer)

Tugas kita bukanlah untuk berhasil, tugas kita adalah untuk mencoba, 

karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar
membangun kesempatan untuk berhasil. 
(Mario Teguh)

Tak ada rahasia untuk menggapai sukses.
Sukses dapat terjadi karena persiapan, kerja keras,
dan mau belajar dari kegagalan. 

(Collin Powell)

Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika
kesempatan bertemu dengan kesiapan.

(Thomas A. Edison)

On 5:07 PM by Admin in , ,    No comments

Lihat Gambar

Jika Resistor yang memiliki 4 gelang warna :
gelang 1 dan 2 dibaca sesuai kode warna gelang 3 adalah faktor pengali gelang 4 adalah toleransi

Jika Resistor yang memiliki 5 gelang warna Gelang 1,2 dan 3 dibaca sesuai kode warna Gelang 4 adalah faktor pengali Gelang 5 adalah toleransi.

Contoh

Warna Coklat    = 1
Warna Hitam     =     0
Warna hijau       =        x 5
Warna Emas      =               Nilai toleransi 5%
Nilai Resistor      = 10 x 5
                       =  1,000,000 = 1 mega = 1m
                       = 1m ohm toleransi 5%




Warna merah   =  2
Warna merah   =      2
Warna merah   =         x 100
Warna Emas    =              Toleransi 5%
Nilai Resistor    =  22 x 100
                     =  2,200 = 2,2 kilo = 2,2k
                     =  2,2k ohm toleransi 5%




Warna Kuning   =  4
Warna Ungu      =     7
Warna Perak     =         x  0,01
Warna Emas      =                  Toleransi 5%
Nilai Resistor       =  47 x 0,01
                       = 0,47 ohm toleransi 5%


Resistor Seri


Resistor yang disambung Seri, akan bertambah besar nilai
resistor tersebut.
Rumus :  


R total   =   R1 + R2 + .......

Contoh : Lihat gambar
R1         = 1k
R2         = 1k
R total    =   R1 + R2
             =   1k  + 1k
             =   2k


Resistor Paralel





Resistor yang disambung paralel akan bertambah kecil nilai
resistor tersebut.
Rumus :

Rtotal = 1/R + 2/R
Rtotal = R1 || R2 = R1 . R2 / R1 + R2

R2 = R1 . Rtotal / R1 - Rtotal  




On 12:11 AM by Admin in , ,    No comments
Trafo tersusun dari gulungan kawat primer dan sekunder yang dililitkan pada inti besi. Trafo bisa bekerja hanya dengan tegangan AC
 

Jenis trafo adaptor ada 2 :
1. TRAFO STEP DOWN (untuk menurunkan tegangan)
2. TRAFO STEP UP (untuk menaikkan tegangan)
 

Trafo yang kita pelajari nantinya adalah jenis yang stepdown.
Mengukur Trafo Dengan Multitester
• Putar batas ukur pada Ohmmeter X1K.
• Misal kaki primer A, B, C
• Misal kaki sekunder D, E, F.





    KONDISI  TES                                                                                              
1. Probe
Merah => kaki A, Probe Hitam => kaki B/C        
    BAIK     --  Jarum Bergerak bukan nol
    RUSAK  -- Jarum Bergerak menunjuk nol

2. Probe Merah => kaki D, Probe Hitam => kaki E/F
    BAIK    -- Jarum Bergerak bukan nol     
    RUSAK -- Jarum Bergerak menunjuk nol

3. Probe Merah => kaki A, Probe Hitam => kaki D
    BAIK    -- Jarum Tidak Bergerak          
    RUSAK -- Jarum Bergerak menunjuk nol

4. Probe Merah => kaki A/D, Probe Hitam => Inti Besi
    BAIK    -- Jarum Tidak Bergerak           
    RUSAK -- Jarum Bergerak menunjuk nol